Rabu, 29 April 2015

CONTOH PROPOSAL TA

DESAIN DISPOSAL AREA DAN PERHITUNGAN VOLUME
TIMBUNAN OVERBURDEN BERBASIS SOFTWARE MINEX
DI PT.  SUMBER MITRA JAYA SUMATERA SELATAN



Copy of L-AKAMIGAS
















Dibuat Untuk Memenuhi Persyaratan Permohonan
Tugas Akhir Pada Semester VI
Oleh :



1.      Bendi Barata                               NPM. 1204045








PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN BATUBARA
POLITEKNIK AKAMIGAS PALEMBANG
TAHUN 2015
PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN BATUBARA
POLITEKNIK AKAMIGAS PALEMBANG

LEMBAR PERSETUJUAN PROPOSAL

       Pelaksana / Penyusun    :
1.   Nama                           : Bendi Barata
NPM                           : 1204045
Program Studi             : Teknik Pertambangan Batubara
            Jurusan                        : Teknik Pertambangan
            Perguruan Tinggi        : Politeknik Akamigas Palembang

2.   Tempat Pelaksanaan    : PT.  SUMBER MITRA JAYA
3.   Waktu Pelaksanaan     : 9 Maret s/d 9 Mei 2015

Mengetahui Pembimbing Proposal                           Palembang, 22 Januari 2015
                                                                                  Hormat Kami,


Roby Cahyadi, ST.                                                 1. Bendi Barata
                                                                                    NPM : 1204045


                                                                                

Menyetujui
Plt. Wadir. Bidang Akademik                                 Ka. Prodi
                                                                                 Teknik Pertambangan Batubara


Drs. Wartono                                                          Roby Cahyadi, ST.    



I.      JUDUL
      Pelaksanaan tugas akhir merupakan salah satu studi lapangan dalam perkuliahan pada jurusan Teknik Pertambangan Batubara Politeknik Akamigas Palembang. Dalam hal ini penulis akan melaksanakan tugas akhir di PT. SUMBER MITRA JAYA dan dalam proposal ini Tugas Akhir akan dilaksanakan oleh satu orang mahasiswa dengan Judul :
1.      Nama      :   Bendi Barata                                                                            Judul  : Desain Disposal Area Dan Perhitungan Volume Timbunan     Overburden Berbasis Software Minex

II.       LATAR BELAKANG
Kegiatan awal dari proses penambangan adalah pembersihan lahan dan pengupasan overburden (OB). Tujuan utama dari kegiatan tersebut adalah pemindahan lapisan tanah penutup (OB) dengan alat-alat mekanis agar dapat dilakukan proses penambangan bijih. Overburden yang telah dikupas kemudian dipindahkan ke tempat penimbunan yang biasa disebut disposal. Disposal  merupakan daerah pada suatu operasi tambang terbuka yang digunakan sebagai tempat membuang material kadar rendah dan/atau material bukan bijih. Material  tersebut harus digali dari pit agar dapat memperoleh bijih/material kadar tinggi. Lokasi disposal merupakan lereng yang sudah ditambang yang nantinya akan dilakukan revegetasi. Disposal biasanya juga digunakan sebagai tempat pembuangan reject dryer, maupun sampah padat pabrik lainnya. Mengingat semakin berkembangnya teknologi di dunia pertambangan dalam hal ini software atau perangkat lunak yang dapat membantu perencanaan pertambangan yakni salah satunya software minex yang mempunyai kemampuan untuk perencanaan dan perhitungan desain disposal salah satunya yang membuat kami tertarik untuk mendalami lebih lanjut terkait fungsi software dalam menentukan dan merancang suatu desain disposal area tambang.
Rancangan atau Desain disposal sangat penting untuk perhitungan keekonomian. Lokasi dan bentuk dari disposal  akan berpengaruh terhadap jumlah gilir truk yang diperlukan, biaya operasi dan jumlah truk dalam satu armada. Dalam perencanaan disposal, perlu untuk mengetahui aspek teknis suatu disposal diantaranya menyangkut kemampuan produksi, kebutuhan akan material sipil dan aspek biaya operasi suatu disposal. Pentingnya aspek tersebut di atas menjadi dasar untuk melakukan penelitian lebih lanjut menyangkut hal tersebut.
III.    RUMUSAN MASALAH
Di dalam pelaksanaan Tugas Akhir ini batasan-batasan masalah yang akan di teliti ialah hanya pada perancangan desain disposal dan perhitungan volume timbunan overvurden dengan menggunakan software minex, analisis yang senantiasa dilakukan berkaitan dengan aspek keselamatan, aspek kestabilan lereng disposal, dan menyangkut jenis atau tipe disposal.
IV.    TUJUAN DAN MANFAAT

     Adapun tujuan dari penyusunan proposal tugas akhir ini adalah sebagai berikut:

1.   Untuk memenuhi persyaratan kelulusan Program Studi Teknik Pertambangan Batubara  Politeknik Akamigas Palembang
2.   Agar dapat mengaplikasikan keilmuan yang dimiliki di bangku kuliah dan menambah pengetahuan lapangan dan pengalaman di bidang tambang.
3.   Mengkaji dan mendalami fungsi software minex dalam perencanaan desain disposal area tambang
4.    Agar dapat mengetahui dan memahami desain disposal area yang dibuat oleh PT. Sumber Mitra Jaya.

Manfaat yang dapat diperoleh dalam melakukan tugas akhir ini adalah sebagai berikut:
1.    Mendapatkan gelar ahli madya setelah melaksanakan tugas akhir ini.
2.    Mengetahui dan menganal masalah-masalah teknik desain, maupun redesain disposal area yang terdapat di PT. Sumber Mitra Jaya
3.    Dapat mengetahui tahapan melakukan suatu desain disposal dengan software minex.
4.    Mahasiswa mendapatkan pengetahuan lebih tentang desain disposal area yang baik dan sesuai dengan ketentuan di PT. Sumber Mitra Jaya
V.            TINJAUAN PUSTAKA
Ø   Disposal Secara Umum
Suatu kegiatan pertambangan umumnya memindahkan tanah penutup untuk mengambil bahan galian yang berada di dalam bumi. Oleh karena itu, diperlukan suatu area tertentu untuk membuang material tanah penutup tersebut sehingga tidak menutupi area yang masih mengandung bahan galian yang ekonomis. Tempat penimbunan dapat dibagi menjadi dua, yaitu waste dump/disposal  dan stockpile. Waste dump/disposal  adalah daerah pada suatu operasi tambang terbuka yang dijadikan tempat membuang material kadar rendah dan/atau material bukan bijih. Material tersebut perlu digali dari pit demi memperoleh bijih/material kadar tinggi, sedangkan stockpile digunakan untuk menyimpan material yang akan digunakan pada saat yang akan datang. Stockpile  juga dapat berfungsi sebagai tempat penyimpanan bijih kadar rendah yang dapat diproses pada saat yang akan datang maupun tanah penutup atau tanah pucuk yang dapat digunakan untuk reklamasi.
Berdasarkan alasan sosiologis di masyarakat, banyak perusahaan menjauhi nama waste dumps. Istilah yang dipakai adalah disposal area, waste rock storage area, rock piles, dan lain-lain.
Disposal biasanya dibuat pada lubang-lubang bekas penambangan ataupun bekas penambangan kuari, seperti yang terlihat pada gambar 1.1. Ketika lubang tersebut telah penuh, maka permukaan dari disposal ini akan ditutupi dengan lapisan tanah penutup (top soil) untuk dijadikan daerah penghijauan. Sudah menjadi tanggung jawab tiap perusahaan penambangan untuk melakukan penghijauan kembali setelah area penambangan ditutup. Oleh karena itu, suatu area yang berupa lubang atau lereng bekas penambangan harus disiapkan untuk menjadi disposal area.

            Gambar 1.1 Pemindahan lapisan tanah penutup
Rancangan disposal sangat penting untuk perhitungan keekonomian. Lokasi dan bentuk dari disposal  akan berpengaruh terhadap jumlah gilir truk, biaya operasi dan jumlah truk dalam satu armada yang diperlukan. Pada umumnya daerah yang diperlukan untuk disposal  luasnya berkisar antara 2–3 kali dari daerah penambangan (pit). Hal ini berdasarkan pertimbangan diantaranya:
·         Material yang telah dibongkar (loose material) berkembang 30 – 45 % dibandingkan dengan material in situ.
·         Sudut kemiringan untuk suatu dump umumnya lebih landai dari pit.
·         Material pada umumnya tidak dapat ditumpuk setinggi kedalaman dari pit.
Ø   Kegunaan Software Minex dalam kegiatan perencanaan
Minex merupakan salah satu produk yang dikembangkan oleh GEMCOM selain minescape, surfac dan software terkait lainnya. Software ini khusus dikembangkan untuk kegiatan yang berhubungan dengan geologi dan perencanaan pertambangan, baik itu desain pit, stockpile, disposal area dan lain sebagainya, software minex mempunyai beberapa revisi atau perkembangan dari produk yang telah dikeluarkan dengan kemampuan yang semakin akurat dan banyak fitur-fitur pedukung baru yang terkait  kegiatan pertambangan  di masa modern ini.
Minex adalah pemimpin dunia yang diakui solusi geologi dan perencanaan tambang terpadu untuk batubara dan deposit bertingkat lainnya. Minex memastikan sumber daya dievaluasi secara akurat dan efisien ditambang dari eksplorasi ke rehabilitasi. Sebagai solusi terintegrasi tunggal, data dan keterampilan dapat dengan mudah dipindahkan antara tim di waktu penghematan biaya.
Ø   Manfaat Minex
ü  Hemat waktu – desain tambang dibuat lebih mudah
ü  Membuat keputusan yang lebih baik, kecepatan dan akurasi atas seluruh proses
ü  Meningkatkan komunikasi, interpretasi yang lebih baik dari data dengan alat visualisasi kuat dan tampilan grafis
ü  Mencapai akurasi lebih besar, ketat intergasi dengan model stratigrafi
VI.         METODE TUGAS AKHIR
Adapun penulisan laporan ini didasarkan pada 4 metode yaitu :
1. Observasi
Metode ini dilakuakan dengan cara melakukan tinjauan secara langsung terhadap kondisi lapangan di PT. Sumber Mitra Jaya
2. Diskusi
Metode ini melibatkan secara langsung mahasiswa untuk berdiskusi dengan pihak-pihak yang berhubungan dalam desain tambang khususnya yang ahli dan berkompeten di bidang desain disposal serta pihak pendukung lainnya dalam keperluan data dan lain-lain.
3. Pengumpulan Data Hasil Pengamatan
Mecatat serta mengumpulkan semua data informasi yang didapat pada saat observasi maupun informasi-informasi yang didapatkan dari pihak-pihak yang berkompeten di bidangnya masing-masing.
4. Studi Pustaka
Pengolahan data dilakukan berdasarkan hasil data pengamatan untuk menganalisis tentang pelaksanaan pertambangan yang berwawasan lingkungan. Kemudian analisa dilakukan terhadap hasil pengolahan data tersebut, apakah kegiatan pertambangan yang dilakukan sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang ada serta apakah pertambangan ini telah melakuakan pengelolaan lingkungan dengan baik atau belum.
VII.      TEMPAT DAN WAKTU PELAKSANAAN
TEMPAT KEGIATAN
Nama Instansi/Perusahaan        : PT. SUMBER MITRA JAYA
Alamat Perusahaan                   : Graha Irama, Lt. 14 Jl. H.R. Rasuna Said   Blok X-1, Kav. 1-2 Jakarta 12950.
Phone                                       : 021-5261616
Fax                                            : 021-5261614


          JADWAL/WAKTU PELAKSANAAN
Sesuai dengan surat permohonan yang diajukan kepada Bapak Pimpinan    PT. SUMBER MITRA JAYA Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Kami berencana akan melaksanakan Tugas Akhir dari tanggal 08 maret – 08 mei tahun 2015. Adapun rincian kegiatan dari pelaksanaan Tugas Akhir tersebut adalah sebagai berikut :

No
KEGIATAN
MINGGU  KE
1
2
3
4
5
6
7
8
1.
Orientasi Lapangan Kegiatan Penambangan PT. SUMBER MITRA JAYA
+
-
-
-
-
-
-
-
2.
Pengambilan Data
-
+
+
+
+
-
-
-
3.
Penulisan Laporan
-
-
-
-
-
+
+
-
4.
Persentasi Laporan
-
-
-
-
-
-
-
+

Keterangan :
+  = tahap pelaksanaan pada saat melakukan Tugas Akhir













VIII.   PENUTUP
Demikian proposal ini kami buat dengan sebenarnya dan kami sampaikan agar pada proses selanjutnya dapat berguna sebagai kerangka acuan Tugas Akhir yang dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Teknik Pertambangan Batubara Politeknik Akamigas Palembang. Kami harapkan kiranya PT. Sumber Mitra Jaya, dapat menyetujui dan menerima proposal Tugas Akhir ini. Untuk ini kami siap dan bersedia datang ke PT. Sumber Mitra Jaya, guna memantapkan rencana Tugas Akhir ini selanjutnya setelah adanya persetujuan proposal ini.
Atas perhatian dan kesediaan PT. Sumber Mitra Jaya, untuk menerima pelaksanaan Tugas Akhir mahasiswa program studi teknik pertambangan batubara Politeknik Akamigas Palembang ini, kami mengucapkan terima kasih.
.



















Hal      : Permohonan Surat Pengantar Tugas Akhir
Palembang,   Februari 2015
Kepada Yth.
Pembantu Direktur Bidang Akademik
Politeknik Akamigas Palembang
di Palembang

Dengan hormat,
Sesuai dengan kurikulum Politeknik Akamigas Palembang, bahwasanya mahasiswa tingkat akhir diwajibkan melaksanakan Tugas Akhir pada semester VI.
Sebagai implementasinya kami :
No
Nama
NPM
Program Studi
1.
Bendi Barata
1204045
Teknik Pertambangan Batubara
Untuk itu kami mohon surat pengantar yang ditujukan kepada :
Pimpinan                              : Direktur operasi / produksi PT. SUMBER MITRA JAYA
Alamat Kantor Lapangan    : Graha Irama, Lt. 14 Jl. H.R. Rasuna Said Blok X-1, Kav. 1-2 Jakarta 12950.
Tanggal Pelaksanaan            : 10 maret s/d 10 mei 2015
            Sehubungan dengan hal tersebut diatas,kami harapkan kiranya permohonan ini dapat di kabulkan. Atas perhatiannnya kami ucapkan terima kasih.


Hormat kami,



Mengetahui, Ka. Prodi.                                                        Bendi Barata            
Teknik Pertambangan Batubara                                         NPM. 1204045



                       

(Roby Cahyadi, ST)

Pas Photo
 
 



                                                           





DAFTAR RIWAYAT HIDUP


Rounded Rectangle: DATA PRIBADI
 



1
Nama
:
Bendi Barata
2
Tempat, Tanggal Lahir
:
Ds. Sukamaju 30 Oktober 1994
3
Alamat
:
Jl. Palembang-Jambi Km 100 Ds.Sukamaju, Kec. Babat Supat, Kab. Musi Banyuasin. SUMSEL, 30755.
4
Jenis Kelamin
:
Laki-laki
5
Agama
:
Islam
6
Status
:
Belum Menikah
7
Golongan darah
:
B
8
Tinggi/Berat Badan
:
165/50
9
Kewarganegaraan
:
Indonesia
10
E-mail
:
11
Telepon
:
+6287897986620

Rounded Rectangle: PENDIDIKAN FORMAL
 




No
Tahun
Jurusan/Program
Institusi
1
2000-2006
-
SD.N Sukamaju
2
2006-2009
-
SMP.N.1 Sungai Lilin
3
2009-2012
IPA
SMA.N.1 Sungai Lilin
4
2012-2015
Teknik Pertambangan Batubara
Politeknik Akamigas Palembang
Rounded Rectangle: PELATIHAN DAN SEMINAR YANG PERNAH DIIKUTI


No
Tahun
Institusi Penyelenggara
Uraian Topik Yang Diikuti
1
2012
BEM Politeknik Akamigas Palembang
Latihan Manajemen Organisasi Mahasiswa Tingkat Dasar
2
2012
Politeknik Akamigas Palembang
ESQ Character Building-1
3
2012
Politeknik Akamigas Palembang
OPDIK dan MADABINTAL
4
2013
Politeknik Akamigas Palembang
Pelatihan Teknologi Keselamatan Tambang Batubara Bawah Tanah
5
2013
Politeknik Akamigas Palembang
Software Kazemaru dan Teknologi Tambang Bawah Tanah
6
2014
PERMATA ( UNSRI )
Konservasi Pada Penambangan Mineral dan Batubara
7
2014
Politeknik Akamigas Palembang
Ormawa ( Divisi Infokom )
8
2014
Balai Diklat Tambang Bawah Tanah – SAWAHLUNTO Padang
Pendidikan dan Pelatihan Tambang Bawah Tanah

Demikianlah surat keterangan riwayat hidup ini saya buat dengan sebenarnya.






            Palembang, 22 Januari 2015
    Hormat Saya





                                                                                        (Bendi Barata)
                                                                                               
           





                                                                                     




























                                               















Sabtu, 07 Februari 2015

CONTOH LAPORAN BAB 1


BAB I
PENDAHULUAN

1.1.       Latar Belakang
Indonesia merupakan negara dengan sumber daya alam yang melimpah dan tersebar luas seperti minyak bumi, gas, panas bumi dan batubara. Potensi batubara di Indonesia cukup melimpah terutama di pulau Sumatera dan Kalimantan serta bagian kecil di pulau Jawa, Papua dan Sulawesi. Batubara di Indonesia berdasarkan data 2009, kalori rendah (24,36%), kalori sedang(61,42%), kalori tinggi(13,08%) dan kalori tinggi(11,4%) dengan jumlah sumber daya sebesar 61.273,99 miliyar ton. Sumber daya batubara tersebut tersebar di 19 Provinsi yang sebagian di ekspor ke luar negeri dan sebagiannya lagi digunakan di domestik yang paling besar pemanfaatannya untuk PLTU.
Potensi tersebut mencakup provinsi Sumatera selatan sebagai salah satu daerah penghasil batubara dengan cadangan cukup besar jumlahnya terutama di Kabupaten Musi Banyuasin dimana terdapat beberapa perusahaan yang menanamkan modalnya di daerah ini, salah satunya PT. Baturona Adimulya berdasarkan Perjanjian Karya Pengusaha Pertambangan Batubara (PKP2B).
PT.Baturona Adimulya menerapkan sistem penambangan terbuka dengan metode Open pit mining dengan memanfaatkan kombinasi antara alat gali muat Excavator Backhoe dan alat angkut Dump truck untuk memproduksi batubara. Umumnya lapisan penutup batubara di dominasi oleh batuan yang relatif lunak berupa batuan Shale dan Clay sehingga mudah digali oleh backhoe.
Oleh karena itu dengan mengetahui sistem pengangkutan, mekanisme penambangan, pemilihan peralatan dan target produksi yang telah direncanakan serta hal-hal yang mencakup kegiatan penambangan oleh PT.Baturona Adimulya, merupakan hal yang menarik untuk dijadikan informasi dikemudian hari.
1.2.       Tujuan dan Manfaat
Tujuan dari penyusunan laporan Praktik Kerja Lapangan ini adalah sebagai berikut :
1.    Untuk mengetahui sistem dan metode penambangan yang digunakan pada kegiatan penambangan di PT. Baturona Adimulya
2.    Untuk mengamati aktivitas penambangan batubara di PT. Baturona Adimulya
3.    Untuk mengetahui mekanis  alat yang digunakan pada aktivitas penambangan di PT. Baturona Adimulya
Manfaat dari penyusunan laporan Praktik Kerja Lapangan ini adalah sebagai berikut :
1.    Dapat melihat dan melakukan pengamatan langsung mengenai sistem dan metode penambangan yang digunakan di PT. Baturona Adimulya
2.    Dapat melakukan pengamatan langsung di lapangan mengenai aktivitas penambangan yang berlangsung di  PT. Baturona Adimulya
3.    Dapat mengetahui fungsi dan spesifikasi peralatan mekanis yang digunakan untuk kegiatan penambangan batubara di PT. Baturona Adimulya
1.3.       Batasan Masalah
Ruang lingkup masalah laporan Praktik Kerja Lapangan di batasi pada aktivitas penambangan, sistem dan metode penambangan serta peralatan yang di gunakan di PT. Baturona Adimulya.
1.4.       Metode Penulisan
Pemecahan masalah yang dilakukan berdasarkan pada analisa terhadap data-data yang diperoleh dilapangan dan berpedoman pada literatur-literatur yang berhubungan dengan masalah tersebut. Metodologi penelitian yang dilakukan adalah sebagai berikut :
1.    Studi Literatur
Mempelajari serta memahami literatur-literatur yang berkaitan dengan penyusunan Laporan Praktik Kerja Lapangan.
2.    Observasi Lapangan
Metode ini dilakukan dengan cara melakukan tinjauan umum secara langsung terhadap kondisi lapangan di PT. Baturona Adimulya Block Keluang Selatan Pit II
3.    Diskusi
Metode ini melibatkan penulis berdiskusi langsung dengan pihak-pihak yang berkompeten di bidangnya mengenai kondisi lapangan.
4.    Pengumpulan dan Hasil Pengamatan
Mencatat serta mengumpulkan semua data dan informaasi yang di dapat di lapangan pada saat observasi maupun informasi-informasi yang di dapatkan dari diskusi dengan pihak-pihak yang berkompeten terkait di bidangnya.
5.    Penyusunan Laporan
Penyusunan laporan dilakukan berdasarkan bimbingan dari pembimbing lapangan secara berkala dan pembuatan laporan secara sistematis.
1.5.       Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan laporan PKL terdiri dari 3 (tiga) bagian yaitu bagian awal, bagian inti dan bagian akhir.
a.    Bagian Awal
Bagian awal terdiri dari :
1.    Halaman Judul
2.    Lembar Keterangan Telah Melaksanakan Seminar PKL dari Ketua Program Studi dan dari Tim Penguji
3.    Lembar Persetujuan Laporan dari Pembimbing dan Program studi
4.    Kata Pengantar
5.    Daftar Isi
6.    Daftar Tabel
7.    Daftar Gambar
8.    Daftar Lampiran
b.    Bagian Inti
Bagian Inti terdiri dari :
1.    BAB I PENDAHULUAN
2.    BAB II TINJAUAN UMUM
3.    BAB III TINJAUAN KHUSUS
4.    BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN
c.    Bagian Akhir
Bagian akhir terdiri dari :
1.    Daftar Pustaka
2.    Lampiran